Gandeng Melinda Aksa di JICC, Wawali Aliyah Tegaskan Makassar Siap Eksekusi ‘Green Action’

Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menghadiri langsung Opening Ceremony Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 yang dirangkaikan dengan pembukaan Indonesia International Environmental Technology and Innovation Expo & Conference (INVIROTECH) 2026.

MEDIATA.ID — Pemerintah Kota Makassar mempertegas komitmennya dalam mengawal agenda ketahanan iklim di panggung nasional. Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menghadiri langsung Opening Ceremony Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 yang dirangkaikan dengan pembukaan Indonesia International Environmental Technology and Innovation Expo & Conference (INVIROTECH) 2026.

​Perhelatan akbar sektor ekologi ini berpusat di Jakarta International Convention Center (JICC), Kamis (11/6/2026). Dalam kunjungannya, Aliyah didampingi langsung oleh Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, serta berbaur bersama jajaran kepala daerah dari seluruh penjuru Indonesia.

​Mengusung tema global “Now For Climate” serta tema nasional “Saatnya Bekerja Untuk Iklim”, forum ini didesain sebagai jangkar penyelarasan regulasi hijau antara pemerintah pusat dan daerah guna menekan laju pemanasan global.

​Bagi Kota Makassar, isu lingkungan hidup bukan lagi sekadar pelengkap dokumen seremonial, melainkan telah melekat kuat sebagai pilar utama tata ruang pembangunan kota yang berkelanjutan.

​”Partisipasi Makassar dalam INVIROTECH 2026 adalah momentum krusial untuk memperkuat sinergi fiskal dan kebijakan, sekaligus wadah bertukar pengalaman antardaerah. Kita menghadapi tantangan perubahan iklim yang sama, sehingga eksekusinya harus padu,” ujar Aliyah Mustika Ilham di sela-sela acara.

Injeksi Inovasi Teknologi untuk Pengelolaan Sampah

​Aliyah memaparkan, Pemkot Makassar saat ini terus menaikkan status program lingkungan ke level taktis. Fokus utama mencakup akselerasi edukasi pemilahan sampah dari hulu domestik, optimalisasi bank sampah terintegrasi, hingga penambahan luasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) guna mereduksi emisi karbon perkotaan.

​Usai prosesi pembukaan, Wawali bersama Melinda Aksa menyisir area pameran INVIROTECH 2026. Di sana dipamerkan berbagai terobosan mutakhir, mulai dari teknologi pengelolaan limbah ramah lingkungan, sistem pemantau kualitas udara berbasis digital, hingga alat konversi energi sirkular.

​”Aplikasi teknologi ramah lingkungan yang dipamerkan di sini sangat inspiratif. Beberapa instrumen inovasi sangat potensial untuk diadopsi dan dimodifikasi di Makassar guna menciptakan efektivitas tata kelola kebersihan kota secara modern,” imbuh Aliyah.

​Melalui keikutsertaan aktif ini, Pemkot Makassar kembali mengunci posisinya sebagai pemerintah daerah yang responsif terhadap kelestarian ekologi. Langkah ini selaras dengan visi besar mewujudkan Makassar sebagai kota yang inklusif, berdaya saing global, namun tetap tangguh dalam menjaga keseimbangan ekosistem demi generasi masa depan. (*)

Comment