Diutus Hadiri ILC ke-114 Geneva Swiss Ketua DPD KSPSI Sulsel Basri Abbas Siap Kawal Kepentingan Ketenagakerjaan Indonesia di Kancah Global

MEDIATA.ID – Delegasi Tripartit Indonesia bakal turut serta dalam pertemuan International Labour yang digelar oleh International Labour Organization (ILO). International Labour Conference (ILC) ke-114. Hal tersebut dikemukakan Ketua DPD kSPS SulselI, Basri Abbas SH, MH yang dikonfirmasi pada Sabtu (30/5/2026).

Basri mengatakan, dirinya diberi amanah sebagai delegasi RI untuk menghadiri pertemuan tersebut. Dijelaskan oleh Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) saat pertemuan pada Selasa (26/5/2026) dalam rangka Persiapan Delegasi Tripartit Indonesia .

Oleh Direktur Jenderal PHI dan Jamsos Kemnaker, Indah Anggoro Putri kata Basri, ia menyebutkan bahwa kegiatan nantinya dihadiri oleh unsur pemerintah, serikat pekerja/serikat buruh, dan pengusaha sebagai bagian dari delegasi tripartit Indonesia yang berpartisipasi dalam forum ketenagakerjaan internasional yang diselenggarakan oleh International Labour Organization (ILO).

“Pertemuan di jadwalkani pada 1 hingga 12 Juni 2026 di Geneva, Swiss, dengan mengusung tema “A Moment of Choice: Harnessing Artificial Intelligence for Decent Work”. Kegiatan itu menjadi ruang strategis untuk menyatukan pandangan seluruh unsur delegasi agar Indonesia memiliki posisi yang kuat dan terkoordinasi dalam pembahasan agenda global ketenagakerjaan.” ujar Basri mengutip keterangan Direktur Jenderal PHI dan Jamsos Kemnaker, Indah Anggoro Putri.

Basri melanjutkan Indah Anggoro Putri juga bilang bahwa kehadiran Delegasi Tripartit Indonesia pada ILC ke-114 memiliki makna strategis yang jauh lebih luas daripada sekadar memenuhi undangan internasional.

“Ada empat urgensi utama disampaikan Indah Anggoro Putri yaitu kehadiran Delegasi Tripartit Indonesia, sebagai instrumen perlindungan kepentingan nasional, sarana diplomasi untuk memengaruhi standar ketenagakerjaan global, wadah menjaga stabilitas hubungan industrial dan sosial ekonomi internasional serta momentum menghadapi transformasi dunia kerja akibat digitalisasi dan kecerdasan buatan (AI),” sebutnya.

Selain itu sambung Basri lagi, Indah Anggoro Putri juga bilang jika keterlibatan aktif Indonesia dalam proses pembentukan standar global. Itu akan menentukan kesiapan bangsa dalam meningkatkan daya saing tenaga kerja dan perekonomian nasional di masa depan.

“Kami Delegasi Republik Indonesia bersiap menghadiri International Labour Conference (ILC) ke-114 dengan membawa representasi lengkap dari unsur tripartit. Komposisi delegasi tersebut mencakup perwakilan dari unsur Pemerintah, Serikat Pekerja/Serikat Buruh, serta Pengusaha, guna mengawal kepentingan ketenagakerjaan Indonesia di kancah global,” jelas Basri mengutip keterangan Direktur Jenderal PHI dan Jamsos Kemnaker, Indah Anggoro Putri.

Basri menambahkan , pada perhelatan strategis ini, Delegasi Indonesia akan dipimpin langsung oleh Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli. Kehadiran unsur tripartit yang solid ini menegaskan komitmen Indonesia dalam mendorong dialog sosial yang inklusif serta merumuskan kebijakan ketenagakerjaan internasional yang adil dan adaptif terhadap perkembangan zaman,” jelas Basri. (*)

Comment