Turun Tangan Pimpin Satgas, Syaharuddin Alrif Evaluasi Total ‘Kerja Keroyokan’ Layanan Gizi Sidrap

MEDIATA.ID — Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), H. Syaharuddin Alrif, S.IP., M.M., memasang target tinggi untuk peningkatan mutu pelayanan kesehatan masyarakat di wilayahnya. Tak main-main, ia membidik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sidrap wajib menembus kualifikasi Grade A demi menggaransi kualitas asupan gizi publik yang paripurna.

Komitmen strategis ini ditegaskan Syaharuddin saat menerima audiensi resmi Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Kota Kendari, Mulyadi, di Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Sidrap, Jalan Lanto Daeng Pasewang, Pangkajene, Kamis (30/4/2026).

Syaharuddin menyatakan bahwa urusan pelayanan publik yang menyangkut hajat hidup masyarakat, terutama sektor pemenuhan gizi, sama sekali tidak boleh digarap dengan setengah hati. Ia berambisi membawa Sidrap melompat menjadi kiblat pelayanan gizi di Sulawesi Selatan.

“Kami ingin SPPG Sidrap berada di level terbaik dan masuk dalam kategori Grade A. Ini bukan sekadar mengejar status atau gengsi di atas kertas, melainkan bukti nyata dari kualitas pelayanan yang dirasakan langsung oleh masyarakat optimal,” ujar Syaharuddin optimis.

Supervisi Langsung dan Evaluasi Anggaran Tanpa Kompromi

Sebagai bentuk keseriusan, Syaharuddin yang memegang tongkat komando langsung sebagai Ketua Satuan Tugas (Satgas) Pemenuhan Gizi Sidrap mengungkapkan, pihaknya telah membentuk tim akselerasi khusus. Menariknya, sang bupati memilih turun tangan langsung melakukan supervisi berkala di lapangan.

Ia mewanti-wanti jajarannya agar tidak cepat berpuas diri. Evaluasi rutin menjadi harga mati untuk memastikan setiap rupiah anggaran daerah dan program intervensi gizi yang diturunkan benar-benar tepat sasaran.

“Satgas sudah kita gerakkan dan saya terus melakukan pengawasan melekat di lapangan. Evaluasi berkala wajib dilakukan supaya program ini berjalan maksimal dan tidak melenceng dari target,” jelasnya.

Buka Kartu Rahasia Sukses Tekan Stunting

Dalam pertemuan yang berlangsung hangat tersebut, Syaharuddin juga ‘buka kartu’ mengenai keberhasilan Kabupaten Sidrap menekan angka stunting hingga berhasil mencatatkan rekor sebagai salah satu yang terendah di Sulawesi Selatan.

Menurutnya, kunci sukses mereduksi stunting di Bumi Nene Mallomo terletak pada formula kolaborasi lintas sektor atau strategi “kerja keroyokan” antar-instansi. Soliditas ini tecermin dari hadirnya sejumlah pejabat teras OPD dalam audiensi tersebut.

Di antaranya Kepala Dinas TPHPKP Ibrahim, Kepala Dinas Dalduk KB Syahrul Mubarak, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Muhammad Yusuf, serta jajaran Kabag Perekonomian dan Kabag Tata Pemerintahan Setda Sidrap.

“Capaian angka stunting yang rendah di Sidrap saat ini adalah hasil dari kerja gotong royong lintas sektor. Fokus intervensi kita sangat jelas: mendongkrak kualitas gizi ibu hamil dan anak sejak dini,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala KPPG Kendari, Mulyadi, mengapresiasi tinggi visi progresif dan komitmen kuat yang ditunjukkan Pemkab Sidrap. Pertemuan lintas daerah ini pun bertransformasi menjadi ajang tukar gagasan (brainstorming) yang produktif dalam memperkuat sinergi tata kelola layanan gizi regional di masa depan. (*)

Comment