SELAYAR,MEDIATA.ID-Dihadiri oleh Ketua dan Anggota Komisi II DPRD Kab. Kepulauan Selayar H. Yonder Hidayat dan Devi Zulkipli, Bupati Kab. Kepulauan Selayar H. Muh Basli Ali meresmikan Pengoperasian UPT RSUD Kelas D Pratama Jampea di Lembongan Desa Bonto Baru Kec. Pasimasungggu Timur, Selasa (18/5/2021).
Usai meresmikan dan pengguntingan Pita, Bupati didampingi Direktur RSUD Kelas D Pratama Jampea dr. Evi Eifira Latif , Camat Pasimasunggu Timur H. Awil Taiyeb.SKM. M. Kes, Kabid Yankes Andi Iskandar selaku Ketua Panitia dan sejumlah undangan lainnya Termasuk anggota DPRD dan Kepala OPD yang menyertai Kunker Bupati, langsung melakukan peninjauan pada tiap tiap ruangan.
Sebelumnya Bupati H. Muh. Basli Ali dalam sambutan singkatnya disampaikan, keberadaan RSUD Pratama Jampea ini merupakan upaya pemerintah untuk memberikan pelayanan secara maksimal.
Kita tidak berpikir untuk masa sekarang tapi mari kita berpikir jauh kedepan hingga 10 bahkan 20 tahun mendatang. Insya Allah kedepannya RSUD pratama Jampea ini akan kita lengkapi walaupu dengan cara bertahap.
Bahkan diawal sambutannya , Bupati Muh. Basli Ali sempat bernostalgia dengan memutar ulang pengalamanya bagaimana sulitnya menembus jalan tanah berbatu disekeliling Jampea 10 tahun yang lalu.
Alhamdulillah seiring dengan perkembangan dan kemajuan zaman , semua telah berubah. Bahkan RSUD Pratama Jampea ini merupakan bangunan termega yang ada di Jampea tutur Basli Ali.
Husus pengembangan dari RSUD ini, wakauoun secara bertahap namun kita telah siapkan 3 unit mobil Ambulance dan 1 unit Genset kafasitas 200 KVA.sebagai penunjang lancarnya operasiaonal dan mendapatkan pelayanan maksimal bagi masyarakat.
Sementara Direktur RSUD Pratama Kelas D Jampea dr. Evi Elfira Latif dalam Laporannya menyampaikan bahwa , RSUD Kelas D Pratama Jampea ini merupakan rumah sakit rujukan dari 5 Kecamatan yang ada di Kepulauan, Namun untuk saat ini tentunya masih banyak kekurangan didalamnya terutama tenaga Kesehatan dan Dokter.
Idealnya kata dr. Evi RSUD kelas D seperti ini harus memiliki sedikitnya 3 orang dokter dan 1 diantaranya harus ada dokter specialis.
Insya secara bertahap kami yakin Pemerintah akan melengkapi semua ini termasuk tenaga medis linnya serta pasokan listrik yang belum menyala 1 kali 24 jam.
Senada disampaikan Sekretari Dinas Kesehatan Kab. kepulauan Selayar .Muh. iksal Sijal Skm. M. Kes dalam laporannya menyebutkan, bahwa kehadiran RSUD Paratama Jampea merupakan salasatu wujud pembangunan kesehatan.
Selain itu juga sebagai upaya mendekatkan fasilitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat di 5 Kecamatan Kepulauan sehingga kehadirannya menjawab akan kebutuhan masyarakat dalam mendapatkan pelayanan kesehatan lanjutan.
Ini tentunya harus dengan dukungan pemenuhan sarana dan prasarana, Alat Kesehatan dan ketenagaan dari Pemerintah Kabupaten termasuk Anggota DPRD komisi 2 yang membidangi kesehatan serta lintas sektor Dinas terkait urai Muh Iksa Sijal, SKM. M. Kes.(Muhsar)

Comment