GOWA, MEDIATA.ID — Lembaga Dakwah Ukhuwatul Islamiyah (LDUI) Pusat Gowa kembali melaksanakan Wisuda dan Pengukuhan Da’i/Da’iyah Angkatan XVIII pada Ahad, 20 Maret 2022, di Masjid Al Markaz Ukhuwatul Islamiyah Panciro Gowa.
Sebanyak 67 orang secara resmi dikukuhkan yang merupakan hasil Pendidikan dan Pelatihan selama enam bulan.
Dalam laporannya, Panitia LDUI KH. Thachyuddin Thahir menyampaikan rasa syukurnya karena untuk Diklat angkatan XVIII ini adalah yang terbanyak pesertanya.
Sebanyak 70 orang yang dinyatakan lulus seleksi kemudian satu orang berpulang ke Rahmatullah dan dua orang tidak sanggup melanjutkan Diklat sehingga yang sampai dikukuhkan hari ini berjumlah 67 orang.
Hingga saat ini, LDUI telah mencetak alumni Da’i sebanyak 744 orang.
KH. Thacchyuddin Thahir menyampaikan, tugas utama yang diemban oleh para Da’i Ukhuwatul Islamiyah adalah dakwah pencerahan untuk pengenalan diri karena dengan mengenal diri maka akan kenal pada Tuhannya olehnya ciri utamanya adalah Dakwah Makrifatullah dan Makrifaturrasul.
Pada acara pengukuhan, hadir pula Ketua Fraksi PPP DPR RI Amir Uskara yang sekaligus sebagai Ketua Pembina Yayasan Pendidikan Ukhuwatul Islamiyah.
Dalam sambutannya beliau memberikan apresiasi karena LDUI kembali mencetak Da’i sejumlah 67 orang, itu berarti menambah barisan pendakwah dari Ukhuwatul Islamiyah.
Sementara itu Ketua Yayasan, KH. Jafar Situru menyampaikan bahwa praktek dakwah yang sebenarnya baru akan dimulai di tengah-tengah masyarakat. Oleh karena itu, jangan gentar menghadapi dinamika dakwah, sampaikanlah kebenaran itu walaupun pahit.
Lembaga Dakwah Ukhuwatul Islamiyah yang berada di bawah naungan Yayasan Pendidikan Ukhuwatul Islamiyah adalah lembaga yang khusus mencetak Da’i/Da’iyah untuk menyampaikan dakwah Makrifatullah dan Makrifaturrasul kepada Ummat.
Bersama dengan ormas-ormas yang lain, Ukhuwatul Islamiyah konsisten menjadi mitra untuk memberikan pencerahan dan senantiasa mengajak ummat ke jalan yang dituntunkan oleh Rasulullah SAW. (*)

Comment