MAMASA, MEDIATA.ID — Pj Gubernur Sulawesi Barat, Bahtiar Baharuddin, langsung menuju lokasi tanah longsor di Kabupaten Mamasa setelah kunjungan kerja ke Kabupaten Pasangkayu dan Mamuju Tengah, Rabu 29 Mei 2024.
Di lokasi, Pemprov memberikan bantuan tahap pertama berupa selimut, tikar, sabun mandi, dan terpal. Tahap kedua melibatkan bantuan sembako, hygine kit, makanan siap saji, selimut, matras, velbad, kasur lipat, tenda pengungsi, paket keluarga, pompa alkom, peralatan pertukanan, terpal, dan chain saw.
Pj Bahtiar menekankan agar tim segera melakukan pembersihan di Mamasa, terutama karena ada tiga desa yang belum bisa diakses akibat dua titik longsor. Dia juga menghimbau agar tidak ada lagi warga bermukim di 174 titik yang berpotensi terdampak bencana.
Pj Bupati Mamasa, Muhammad Zain, mengungkapkan bahwa bantuan telah diberikan secara bertahap, termasuk bantuan uang tunai. Saat ini, area longsor sudah dibersihkan dan bisa dilewati kendaraan.
Meskipun ada beberapa kerugian material yang dialami masyarakat, pembersihan terus berlangsung untuk mencegah longsor susulan.
Warga terdampak longsor, Tono, berharap pemerintah juga memperhatikan bantuan pertanian yang rusak akibat longsor. Selain jalanan dan rumah, perkebunan yang rusak juga perlu mendapat perhatian.
Tiga desa di Mamasa masih belum terbuka aksesnya, termasuk desa Salu Kepopo, Salu Dengen, dan Desa Rante Tarima Kecamatan Bambang. Juga ada Desa Baruru Kecamatan Aralle dan desa Tokka di Kecamatan Pana yang memerlukan perhatian lebih.
Saat ini, tiga alat berat sedang melakukan pembersihan untuk membuka akses di tiga desa tersebut dan bantuan terus dikerahkan. (*)

Comment