BARRU, MEDIATA.ID — Plt. Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Barru, drg. Hj. Ulfah Nurul Huda Suardi, MARS, menyatakan bahwa Gerakan Pangan Murah (GPM) merupakan tindak lanjut dari instruksi Kementerian Dalam Negeri dan Pj. Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan.
Tujuan dari gerakan ini adalah untuk menekan laju inflasi serta memastikan ketersediaan stok dan harga pangan yang wajar bagi masyarakat.
Pada saat meluncurkan Gerakan Pangan Murah (GPM) di tingkat Kecamatan Pujananting, drg. Ulfah mengungkapkan harapannya bahwa melalui gerakan ini, harga dan stok kebutuhan pangan dapat tetap terkendali. Kegiatan GPM ini disambut antusias oleh masyarakat, dan beberapa kebutuhan pangan yang disediakan meliputi beras SPHP seharga Rp 57.000 per 5 kg, minyak goreng seharga Rp 13.000 per liter, gula pasir seharga Rp 15.000 per liter, telur ayam seharga Rp 50.000 per rak, tepung terigu Kompas seharga Rp 10.000 per kg, nenas seharga Rp 10.000 per biji, dan gula semut seharga Rp 50.000 per kg.
Gerakan Pangan Murah ini dilaksanakan melalui kerjasama dengan Tim Penggerak PKK, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, serta Perum Bulog Pare-Pare. Tujuannya adalah untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga yang terjangkau di bawah harga pasar, serta menjaga ketersediaan pasokan dan harga pangan untuk menekan inflasi di Kabupaten Barru.
Kecamatan Pujananting, yang merupakan kecamatan keenam dari tujuh kecamatan di Kabupaten Barru, diharapkan dapat melaksanakan gerakan ini secara berkelanjutan.
Selain drg. Ulfah, beberapa pejabat dan tokoh juga hadir dalam acara tersebut, termasuk Kadis Pertanian dan Tanaman Pangan Barru, Asisten II Setda, Kabag Perekonomian Setda, Camat Pujananting, Kapolsek Pujananting, Danpos TNI Pujananting, Sekretaris Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Kabupaten Barru, Kabid Ketersediaan dan Pendistribusian Ketahanan Pangan Dinas Pertanian Kabupaten Barru, Junior Sales Bulog Parepare/Ka Gudang Bulog Madello, Kepala Puskesmas Pujananting, Kepala Puskesmas Doi-Doi, serta para Kepala Desa/Lurah di Kecamatan Pujananting. (*)


Comment