Ketua Dewan Pendidikan Kota Makassar Kunjungi Yayasan Budi Utomo

MEDIATA.ID — Makassar, 13 Januari 2024, Ketua Dewan Pendidikan Kota Makassar, Rudianto Lallo SH, melakukan kunjungan ke Yayasan Budi Utomo di Makassar. Yayasan ini terletak di Jalan Berua Raya, Paccerakkang.

Rudianto Lallo hadir bersama Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Makassar, H. Aminuddin Tarawe. Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya sinergi untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Makassar.

Turut hadir dalam acara ini Ketua Dewan Pembina Yayasan Budi Utomo Makassar, KH Suwarto SE MM, beserta jajarannya. Akademisi Prof. Dr. Sukardi Weda, yang juga salah satu pendiri Yayasan, serta para guru sekolah dan orangtua siswa juga ikut menyambut kunjungan ini.

Ketua Dewan Pendidikan Kota Makassar, yang juga merupakan pendiri Yayasan Anak Rakyat, Rudianto Lallo, menyatakan bahwa kehadiran Yayasan Budi Utomo ini bertujuan untuk membantu pemerintah dalam mencerdaskan anak bangsa. Ia menekankan pentingnya dukungan terhadap sekolah swasta, selain sekolah negeri.

“Sekolah Budi Utomo harus didorong dan didukung oleh Pemerintah, karena merupakan salah satu sekolah swasta berkualitas di kecamatan Biringkanaya,” ungkapnya.

Sebagai Ketua DPRD Kota Makassar, Rudianto Lallo juga menyoroti pentingnya dukungan infrastruktur sekolah. Ia berharap pemerintah tidak hanya memberikan perhatian pada sekolah negeri, tetapi juga pada sekolah swasta.

Ketua Yayasan Budi Utomo Makassar, Jubliadi Patangke ST MM, dalam sambutannya menyampaikan aspirasi civitas akademika di sekolah. Salah satu hal yang dia sampaikan adalah proposal bantuan perbaikan sarana dan prasarana di sekolah.

Kunjungan Ketua Dewan Pendidikan Kota Makassar menjadi momen penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah dan lembaga pendidikan. Semoga kunjungan ini membawa titik terang dan dukungan lebih lanjut agar kualitas sekolah semakin meningkat.

Sekretaris Yayasan, Ambo Tang ST, menekankan pentingnya perbaikan sarana dan prasarana sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan. Dukungan yang memadai akan membantu sekolah swasta seperti Yayasan Budi Utomo dalam menerapkan kurikulum merdeka. (*)

Comment