SELAYAR,MEDIATA.id- Kepala Seksi Pengawasan Keselamatan Transportasi, Jamalani, ST bersama Kepala UPT Pelabuan Laut Lokal Wilayah Kepulauan Daeng Massekre, SE melakukan peninjauan rencana pelabuahan fery di 5 Kecamatan Pulau yang ada di Kab. Kepulauan Selayar.
Dari 5 Kecamatan dimaksud adalah Kec. Taka Bonerate, Kec. Pasi Lambena dan Kec. Pasimarannu serta Kec. Pasimasunggu dan Pasimasunggu Timur.
Dalam kegiatan ini , Kepala Badan Pertanahan Nasional ( BPN ) Kab. Kepulauan Selayar Irwan Thamrin, S. ST. MT turut mendampinginya sejak hari Jumat 12/6-2020.
Irwan Thamrin kepada media ini saat ditemui dirumah tempatnya istrahat di Benteng Jampea sesaat sebelum turun dilokasi,Selasa 16/6-2020 mengungkapkan kesenagannya bisa mendampingi Dinas Perhubungan Keliling Pulau.
” Senang sekali saya bisa keliling pulau, banyak pengalaman yang saya dapatkan dari perjalanan ini, dan yang paling saya syukuri adalah diusia 6 bulan masa tugas saya di Selayar sudah bisa keliling pulau, sementara ada yang puluhan tahun namun tidak sempat melihat langsung seluruh wilayah tugasnya, tutur Putra Enrekang ini bangga.
Mungkin keikut sertaan saya disini nilainya sangat sedikit, tetapi ketika ini bisa terwujud maka manfaatnya akan sangat besar.
Selain ingin melihat dan menykasikan langsung kondisi dilapangan, dirinya juga harus memastikan kalau lokasi yang akan dilakukan pengukuran itu bebas dari persoalan. Karena sertifikat tanah itu harus ada legalitasnya.
Dirinya mengakui kalau di Selayar itu masih terkendala oleh administrasi tanah yang masih belum tertib utamanya administrasi di Desa atau bahkan administrasi di tingkat Kabupaten.
Padahal kita tau bahwa sertifikat tanah itu bisa keluar ketika didukung dengan administrasi lengkap dari pemerintah setempat yang menerangkan asal usul keberadaan tanah itu sendiri.
Ditempat yang sama, Kepala UPT Pelabuhan laut Lokal Wilayah Kepulauan Daeng Massekre, SE dalam keterangannya menyampaikan rasa banganya didampingi langsung orang nomor satunya Badan Pertanahan Kabupaten Kepulauan Selayar.
Ini membuktikan keseriusan kita untuk segera mewujudkan adanya pembangunan Dermaga husus pelabuhan Very.
Setelah pengukaran ini , kita tinggal menunggu sertifikat dari pertanahan setelah itu langsung eksekusi pekerjaannya, jelas Daeng Massekre.
(Muhsar)


Comment