Berbagi dan Buka Puasa Bersama Angkatan 2005 se Bantaeng

BANTAENG, MEDIATA.ID Bulan ramadhan menjadi momen untuk menebar kebaikan dengan berbagi sesama.

Sahabat 2005 menggelar silaturahmi dan buka puasa bersama di Hotel Kirey Bantaeng, Kamis 6 Mei 2021. Bukan hanya mengundang alumni, keluarga alumni juga turut diundang untuk pererat tali silaturhmi bersama keluarga alumni.

Sebelum acara buka puasa bersama, Sahabat 2005 juga melakukan bagi-bagi takjil buka puasa ke pengendara yang melintas di jalan poros Bantaeng-Bulukumba.

Panitia Kegiatan Khaedir Asfam mengatakan, kegiatan ini mengambil tema ‘merajut kebersamaan dan memperkuat silaturahmi sesama angkatan 2005 se Kabupaten Bantaeng,’.

Sahabat 2005 merupakan gabungan seluruh alumni SMA/SMK angkatan 2005 se Kabupaten Bantaeng.

Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama sudah berlangsung selama 5 tahun. Kegiatan ini sekaligus jumpa kangen dan mengenang masa-masa sekolah dahulu.

Dalam pelaksanaannya, panitia tetap mengedepankan protokol kesehatan. Guna mencegah pemyebaran covid-19. Masker, hands sanitiser dan tempat cuci tangan disiapkan panitia.

“Alhamdulillah atas kerjasama seluruh sahabat-sahabat, saudara kami angkatan 2005 se Bantaeng acara ini berlangsung. Kegiatan ini ajak silaturahmi dan kembali bertemu di tengah kesibukan masing-masing,” katanya.

Dirinya berharap, momen buka puasa ini menjadi jembatan untuk terus memperkuat persahabatan keluarga besar angkatan 2005. Sehingga, kegiatan ini bisa terus terjalin dan berlangsung di masa-masa, tahun mendatang.

Salah seorang alumni, Nur Qadriana mengatakan, dirinya merasa senang dengan adanya kumpul bersama ini. Ini menjadi momen untuk pererat silaturahmi bukan hanya sesama alumni, tetapi terlebih pada keluarga-keluarga alumni.

“Kami ingin sebagai keluarga besar angkatan 2005 bisa saling perkuat silaturahmi. Setiap alumni telah berkelurga, alangkah sangat baiknya bila keluarga, anak, istri/suami saling kenal satu sama lain,” katanya.

Alumni 2005, Jumriani mengatakan, seyogyianya banyak alumni 2005 yang hendak hadir. Hanya karena aturan pemerintah larangan mudik sehingga saudara-saudara angkatan tidak berhasil lebaran di kampung halaman.

“Banyak yang titip salam ke teman-teman yang hadir hari ini. Saudara-saudara kita yang kerja di luar daerah terpaksa tak bisa pulang kampung karena adanya kebijakan pemerintah. Tapi mereka semua titip salam. Salam persahabatan dan silaturahmi,” kata Jumriani. (*)

Comment