MAKASSAR, MEDIATA.ID — Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, S.T memimpin apel gelar pasukan Kesiapsiagaan Penanganan Bencana Alam dan Pengecekan Peralatan SAR di wilayah Provinsi Sulsel, di Lapangan Karebosi Makassar, Kamis 11 November 2021.
Wakil Ketua DPRD Sulsel Muzayyin Arief, Wakapolda Sulsel Brigjen Pol Chuzaini Andi Pattopoi, Pangdam XIV/ Hasanuddin Mayjen TNI, Mochamad Syafei Kasno, S.H, dan Asops Danlantamal VI Kolonel Laut (P) Ahmad Muharam terlihat hadir saat kegiatan.
“Apel gelar pasukan ini dalam rangka mengecek peralatan untuk mengantisipasi bencana alam menjelang akhir tahun di Sulsel. Saya mengapresiasi kegiatan ini, melibatkan unsur TNI/Polri, BPBD Sulsel dan Basarnas,” kata Muzayyin Kamis, 11 November 2021.
Muzayyin Arief mengatakan, kondisi cuaca di Sulsel beberapa bulan terakhir sangat ekstrem. Beberapa bulan lalu sejumlah wilayah diterpa bencana alam seperti tanah lonsor, banjir bandan, dan gempa bumi. Sehingga dengan apel kesiapsiagaan ini bisa menjadi catatan evaluasi peralatan dalam penanggulangan bencana.
Politis PKS Sulsel ini mengatakan, secara umum sarana dan prasarana penanggulangan bencana sudah cukup memadai. Namun catatan pribadinya, sejumlah peralatan diantaranya perlu dimodernisasi agar lebih efektif.
“Saya mengapresiasi kesiapsaigaan segenap unsur baik TNI/POLRI, BPBD Sulsel, dan Basarnas, dan lain-lain dalam mengantisipasi potensi bencana. Setalah saya tanya-tanya, ternyata sejumlah peralatan perlu dimodernisasi, diantaranya perahu karet untuk evakuasi korban banjir,” katanya.
Ketua PORDASI Sulsel ini menambahkan, hal lain perlu ditambah yakni alat-alat berat. Sebab jumlah dimiliki Pemprov Sulsel saat ini sangat minim. Padahal, beberapa bulan terakhir sering terjadi bencana alam longsor dan alat berat sangat dibutuhkan.
Asops Danlantamal VI Kolonel Laut (P) Ahmad Muharam mengatakan, Lantamal VI akan siap mendukung dan membantu apabila diperlukan untuk menolong para korban yang terdampak bencana alam.
“Kami menyiagakan 1 Kompi pasukan dari gabungan prajurit pelaut dan Marinir dan 1 unit perahu karet yang sewaktu-waktu digerakkan apabila dibutuhkan dalam evakuasi para korban bencana alam di wilayah Sulsel. Dan ini juga merupakan perintah langsung dari bapak Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M., untuk sigap dalam penanganan bencana alam,” katanya. (*)

Comment