MEDIATA.ID — Ketua DPD MATRA Wajo, Ir. H. Andi Sederhana, M.P, menjelaskan fungsi lembaga adat, kerajaan, dan kesultanan. Menurutnya, menghidupkan lembaga adat kerajaan dan kesultanan adalah bagian dari kekuatan bangsa kita. Indonesia lahir dari dukungan berbagai kesultanan dan kerajaan.
Masyarakat Adat Nusantara (MATRA) beranggotakan perwakilan dari kerajaan masing-masing, masyarakat umum, dan cendekiawan. Di Indonesia, terdapat kerajaan dan kesultanan yang diakui oleh undang-undang, seperti Djogjakarta dan beberapa daerah lainnya, termasuk Kesultanan Kutai Kartanegara yang diakui melalui peraturan daerah (perda).
Oleh karena itu, pemerintah harus memelihara dan memajukan adat istiadat di berbagai daerah selama tidak bertentangan dengan undang-undang. Lembaga adat ini ada secara sosial budaya, pungkasnya.
KORWIL MATRA Sulawesi, Andi Irma Mappanyukki, tidak dapat hadir karena kondisi kesehatannya, namun acara tetap dihadiri oleh Ketua DPW MATRA Sulsel, Drs. H. Andi Bau Mulyadi, dan Sekretaris DPW MATRA Sulsel, Andi Tenri Sui Hasbullah Poke.
Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1446 H 2024, bertempat di Jl. A. P. Petta Rani No. 35, Kel. Maddukelleng, Sengkang, Wajo. (*)

Comment