MEDIATA.ID — Panggung gastrodiplomasi internasional resmi bergulir di Kota Daeng. Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menyambut langsung kedatangan delegasi diplomatik dari Pakistan, Fiji, dan Australia di Ruang VIP Rammang-Rammang, Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Senin (22/6/2026).
Kehadiran para diplomat dari tiga negara tersebut merupakan kloter pertama dari total 28 perwakilan negara dunia yang dijadwalkan meramaikan perhelatan akbar Indonesia Gastrodiplomacy Series (IGS) Diplomatic Tour Makassar 2026 pada 23–25 Juni besok.
Wakil Wali Kota, Aliyah Mustika Ilham, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para delegasi yang menempatkan Makassar sebagai episentrum utama dalam rangkaian tur diplomatik ini.
”Pemerintah Kota Makassar menyambut hangat kedatangan para delegasi dari Pakistan, Fiji, dan Australia. Kunjungan ini bukan sekadar seremonial, melainkan momentum strategis untuk mempererat hubungan bilateral sekaligus membuka keran kerja sama baru di sektor pariwisata, perdagangan, investasi, dan pertukaran budaya,” ujar Aliyah Mustika Ilham.
Misi Besar Gastrodiplomasi: Kuliner sebagai Jembatan Global
Aliyah menegaskan, Makassar yang memegang posisi sebagai pintu gerbang Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) II dan Indonesia Timur, memiliki modalitas besar untuk mendorong kolaborasi global.
Ajang IGS 2026 ini dirancang sebagai media komunikasi antarbangsa yang unik, di mana makanan dan kearifan lokal dijadikan instrumen utama diplomasi. Selama tiga hari ke depan, Pemkot Makassar akan menyuguhkan tiga pilar promosi daerah kepada para diplomat:
- Eksplorasi Warisan Kuliner: Memperkenalkan cita rasa autentik dan filosofi di balik kuliner khas Makassar yang kaya rempah.
- promosi Destinasi Wisata: Menampilkan daya tarik pariwisata sejarah, pesisir, dan budaya kota yang inklusif.
- Peluang Investasi Daerah: Membuka ruang komunikasi bagi para duta besar dan konsulat untuk melihat potensi ekonomi makro Makassar.
”Melalui kelezatan kuliner Nusantara dan keramahan lokal, kita ingin membangun citra Makassar yang kuat di tingkat global. Kami terus berkomitmen memperluas jejaring internasional guna mendukung pembangunan kota yang berdaya saing tinggi,” tambah mantan Anggota DPR RI tersebut.
Sebagai informasi, Indonesia Gastrodiplomacy Series (IGS) merupakan program nasional yang masif mengampanyekan identitas dan keberagaman budaya Indonesia ke kancah dunia lewat meja makan. Kehadiran puluhan delegasi asing ini diproyeksikan mampu mendongkrak angka kunjungan wisatawan mancanegara serta menggairahkan sektor ekonomi kreatif di Kota Makassar. (*)

Comment