Pemuda Muhammadiyah: Mengusik Din Syamsuddin Sama akan Mengusik Organisasi Muhammadiyah

MAKASSAR, MEDIATA.ID — Ketua Hukum dan HAM Pimpinan Pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah Razikin memberikan waktu kepada kelompok Gerakan Anti Radikalisme Alumni ITB (GAR ITB) mencabut laporan terhadap Prof Din Syamsuddin di Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

Din Syamsuddin selaku Dosen UIN Syarif Hidayatullah dilaporkan GAR ITB kepada KASN terkait dugaan pelanggaran kode etik aparatur sipil negara (ASN) atas tuduhan radikalisme.

“Kami meminta secara tegas agar pihak GAR ITB segera mencabut laporannya dan meminta maaf kepada Prof Din Syamsudin,” ucap Razikin.

Ketua Umum Pimwil Pemuda Muhammadiyah Sulsel, Elly Oscar menanggapi laporan GAR ITB tersebut.

Elly menuturkan, mengusik Din Syamsuddin maka itu juga akan mengusik Organisasi Muhammadiyah secara menyeluruh.

“Mengusik Pak Din, sama dengan mengusik keluarga besar Muhammadiyah dan Pemuda Muhammadiyah dan itu artinya melukai rasa kebangsaan kita,” katanya.

Elly menyebut tuduhan dari GAR ITB itu tidak berdasar. Bahkan terkesan mengada-ada. Sebab, Din Syamsuddin merupakan tokoh muslim dunia.

“Iye, sekelas Din Syamsuddin yang sudah tokoh muslim dunia masih dituduh radikal. Kan ngaco itu!,” seru Elly.

Elly menambahkan ITB itu kampus pencetak teknokrat, untuk mengembangkan teknologi canggih dan memajukan bangsa. Bukan malah mengurusi radikalisme.

“Jangan orang yang berpikir dan bertindak moderat malah dituduh radikal?, Din Syamsuddin Itu Tokoh Bangsa dan jasa sangat besar untuk bangsa ini,” tambah Elly. (*)

Comment