MEDIATA.ID – Wali Kota Parepare, Tasming Hamid secara resmi melepas Pasar Murah Ramadan 1446 Hijriah yang digelar tepatnya di Kebun Raya Jompie. Program yang diinisiasi Dinas Perdagangan Kota Parepare merupakan bentuk kepedulian Pemerintah untuk memenuhi kebutuhan pokok masyarakat dengan harga terjangkau.
Orang nomor satu Kota berjulukan Kota Cinta Ainun Habibie itu mengatakan, Pasar Murah Ramadan ini adalah upaya pemerintah untuk menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat, terutama menjelang Hari Raya Idulfitri.
“Kita ingin masyarakat Parepare tetap bisa mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau, terutama di tengah potensi kenaikan harga menjelang Lebaran. Pasar murah ini adalah bentuk kepedulian pemerintah dalam membantu warga memenuhi kebutuhan selama Ramadan,” jelas Tasming Hamid, Jumat (7/3/2025).
Dengan adanya pasar murah ini kata Tasming. Oleh karena itu ia mengajak masyarakat untuk beramai-ramai, “Ini komitmen kami Pemerintah Kota Parepare untuk terus menghadirkan pasar murah. Dan perihal ini adalah kebijakan yang berpihak kepada rakyat,” ujar Tasming Hamid sembari mengajak masyarakat.
TSM akronim sapaan akrab Wali Kota Parepare itu menyebutkan jika pasar murah di bulan suci Ramadan ini menjangkau 22 Kelurahan yang ditujukan ke masyarakat prasejahtera. Ia tekankan jika sistem pendataan sangat penting karena lebih terstruktur agar bantuan sosial dapat diberikan secara tepat sasaran.
“InsyaAllah kedepan, kami akan memperbaiki sistem pendataan agar penerima bantuan benar-benar mereka yang membutuhkan. Kami ingin memastikan bantuan pemerintah tersalurkan secara adil dan efektif,” jelasnya.
Lebih lanjut Tasming bilang jika kenaikan harga beberapa komoditas, khususnya cabai, yang menjadi perhatian di Sulawesi Selatan. “Nah ada sejumlah harga bahan pokok masih stabil. Namun harga cabai mengalami kenaikan yang cukup signifikan,” sebutnya.
Kendati demikian akan mendorong program urban farming, agar masyarakat bisa menanam sendiri kebutuhan sehari-hari seperti sayuran dan cabai. Kata dia lagi, Pemerintah telah memberikan subsidi pada beberapa komoditas agar dapat dijual dengan harga lebih terjangkau bagi masyarakat. Turut hadir dalam kegiatan ini Wakil Wali Kota Parepare, Hermanto, serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Berikut Beberapa Subsidi Komoditas dengan Harga Terjangkau
Beras (5 kg) → Harga awal Rp69.500, subsidi Rp25.000, harga setelah subsidi Rp44.500.
Gula pasir (2 kg) → Harga awal Rp35.600, subsidi Rp14.000, harga setelah subsidi Rp21.600.
Minyak goreng (2 liter) → Harga awal Rp36.200, subsidi Rp14.000, harga setelah subsidi Rp22.200.
Tepung terigu (1 kg) → Harga awal Rp10.500, subsidi Rp5.000, harga setelah subsidi Rp5.500.
Susu kaleng (1 kaleng) → Harga awal Rp10.500, subsidi Rp5.500, harga setelah subsidi Rp5.000.
Total nilai subsidi yang dikucurkan pemerintah mencapai Rp158.750.000, dengan 2.500 kepala keluarga (KK) sebagai penerima manfaat dari 22 kelurahan di Parepare.
Melalui pasar murah ini, diharapkan masyarakat dapat lebih mudah mendapatkan bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, sehingga bisa menjalani bulan Ramadan dengan lebih tenang dan nyaman. (*)

Comment