MEDIATA.ID — Inter Milan memastikan langkah mereka ke final Liga Champions 2024/2025 usai mengandaskan perlawanan sengit Barcelona dengan skor 4-3 (agregat 7-6) di leg kedua semifinal yang berlangsung panas di Stadion Giuseppe Meazza, Rabu dini hari WIB, 7 Mei 2025.
Winger muda Barcelona, Lamine Yamal, menunjukkan kematangan di usianya yang baru 17 tahun. Meskipun kekecewaan jelas terlihat di wajahnya, Yamal menyampaikan pesan optimisme dan tekad untuk bangkit.
“Tentu saja, ini hasil yang sulit diterima,” ujar Yamal kepada awak media sesaat setelah pertandingan usai. “Kami datang ke sini untuk meraih kemenangan, dan kami sudah memberikan segalanya di lapangan. Sayangnya, kali ini keberuntungan belum berpihak pada kami.”
Namun, pemain yang kerap kali menunjukkan aksi-aksi memukau di sisi sayap itu dengan cepat menambahkan nada positif.
“Inilah sepak bola. Ada kalanya kami menang, dan ada kalanya kami kalah. Yang terpenting adalah bagaimana kami merespons kekalahan ini. Saya yakin, sebagai tim, kami akan belajar dari pertandingan ini dan kembali lebih kuat di laga-laga berikutnya.”
Yamal juga menyoroti dukungan para suporter Barcelona yang hadir maupun yang menyaksikan dari jauh.
“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua penggemar yang selalu mendukung kami, dalam suka maupun duka. Dukungan kalian sangat berarti bagi kami dan menjadi motivasi tambahan untuk terus berjuang.”
Ketika ditanya mengenai performa individunya, Yamal memilih untuk fokus pada tim.
“Saya hanya berusaha melakukan yang terbaik untuk membantu tim. Gol atau assist adalah bonus, yang terpenting adalah kami bekerja sebagai satu kesatuan. Hari ini kami belum berhasil meraih hasil yang kami inginkan, tapi kami akan terus bekerja keras untuk mencapai tujuan kami.”
Kekalahan ini tentu menjadi pelajaran berharga bagi Barcelona dan khususnya bagi pemain-pemain muda seperti Yamal. (*)

Comment