MEDIATA.ID — Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Takalar menggelar acara silaturahmi akbar bersama Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, di Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Takalar, Minggu (10/5/2026).
Acara yang berlangsung hangat dan penuh keakraban ini dihadiri langsung oleh 62 kepala desa se-Kabupaten Takalar. Uniknya, selain menjadi wadah koordinasi formal, pertemuan ini juga dirangkaikan dengan lomba domino persahabatan antar-kepala desa, camat, dan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Momentum strategis tersebut turut dihadiri oleh jajaran unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), di antaranya Kapolres Takalar, Dandim 1426/Takalar, Ketua DPRD Kabupaten Takalar, serta seluruh pimpinan OPD jajaran pemkab.
Dalam sambutannya, Bupati Daeng Manye menegaskan bahwa komunikasi dan silaturahmi yang intens merupakan fondasi utama dalam membangun kerja sama yang solid di setiap lini pemerintahan. Ia menyatakan komitmen penuh pemerintah daerah untuk berjalan beriringan dengan pemerintah desa demi menjawab kebutuhan riil masyarakat di akar rumput.
“Kuncinya adalah bagaimana silaturahmi ini tetap terjaga dan terus dipererat. Saya selaku Bupati berkomitmen sepenuhnya untuk berjalan bersama para kepala desa guna menuntaskan apa yang menjadi harapan dan keinginan masyarakat, sejalan dengan semangat dan tagline Takalar Cepat,” tegas Daeng Manye.
Apresiasi APDESI Atas Ruang Dialog Inklusif
Di tempat yang sama, Ketua Apdesi Kabupaten Takalar, Parawangsa, menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas keterbukaan dan perhatian yang diberikan oleh Bupati serta jajaran pimpinan daerah. Menurut Parawangsa, ruang dialog informal seperti ini sangat dinantikan oleh para kepala desa untuk menyatukan visi dan misi pembangunan dari tingkat kabupaten hingga ke tingkat desa.
“Silaturahmi ini bukan sekadar pertemuan biasa, melainkan bukti nyata adanya dukungan dan kebersamaan. Kami sangat berterima kasih karena selalu didengar dan diajak berkolaborasi. Semoga sinergi ini semakin kuat sehingga pelayanan ke masyarakat bisa berjalan lebih cepat dan tepat sasaran,” ungkap Parawangsa.
Lomba Domino Luncurkan Sekat Birokrasi
Setelah sesi diskusi formal usai, suasana Rujab Bupati semakin cair dan meriah saat memasuki arena perlombaan domino. Pertandingan ini mempertemukan para kepala desa yang diundi secara acak untuk berhadapan dengan para kepala OPD dan camat.
Meski berjalan kompetitif, lomba kartu domino ini berhasil menjadi sarana pencair suasana (ice-breaking) yang efektif. Agenda hiburan rakyat ini dinilai sukses meruntuhkan sekat birokrasi yang kaku, mempererat tali persaudaraan, serta membangun kemitraan yang lebih rileks namun tetap solid di lingkungan pemerintahan Kabupaten Takalar. (*)

Comment