MEDIATA.ID — Panggung silaturahmi para pemimpin kota se-Indonesia resmi bergulir dengan penuh kehangatan. Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, didampingi Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, menghadiri acara Gala Dinner resmi dalam rangka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVII APEKSI 2026.
Acara pembuka yang berlangsung meriah tersebut digelar di Lapangan Merdeka, Jalan Balai Kota, Kota Medan, Sumatera Utara, pada Selasa (30/6/2026) malam.
Kehadiran orang nomor satu di Kota Anging Mammiri ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar dalam memperkuat hubungan bilateral antardaerah.
Langkah taktis ini diambil guna memperluas jejaring kerja sama lintas sektoral, sekaligus membangun sinergi strategis demi mendukung percepatan pembangunan dan peningkatan kualitas pelayanan publik di Makassar.
Momentum Eratkan Sinergi dan Tukar Gagasan Pembangunan
Gala dinner yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Medan sebagai tuan rumah ini mempertemukan para wali kota dan wakil wali kota dari berbagai penjuru nusantara.
Suasana malam kebersamaan tersebut terasa kian semarak berkat suguhan beragam pertunjukan seni, budaya khas Sumatera Utara, serta pameran produk unggulan UMKM lokal.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan bahwa hubungan yang terjalin melalui forum Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) ini memegang peranan yang sangat penting bagi masa depan daerah.
”Malam hari ini, kita menghadiri Gala Dinner yang menjadi rangkaian Kegiatan APEKSI 2026. Ini merupakan momentum silaturahmi sekaligus ruang komunikasi strategis untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan pemerintah kota lain dalam menghadapi tantangan pembangunan ke depan,” ujar Munafri Arifuddin.
Sebagai bentuk penghormatan dan persahabatan, Munafri turut menyerahkan cendera mata khusus kepada Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, sekaligus memberikan ucapan selamat atas Hari Jadi Kota Medan Tahun 2026.
Komitmen Budaya Melayu dan Semangat Kota Tangguh
Dalam sambutannya, Wali Kota Medan, Rico Waas, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh kepala daerah yang hadir.
Ia juga memuji para wali kota yang tampil kompak mengenakan busana adat Melayu sebagai bentuk penghormatan mendalam terhadap akar budaya lokal setempat.
Menurut Rico, APEKSI senantiasa mempertemukan berbagai kota dalam satu semangat pembangunan yang terintegrasi.
”Budaya Melayu merupakan salah satu akar identitas Kota Medan. Melestarikannya berarti menjaga harkat sejarah. Semoga pertemuan ini melahirkan semakin banyak sinergi, gagasan, dan kerja sama yang bermanfaat agar persahabatan yang terjalin menjadi jembatan mewujudkan kota yang tangguh,” pungkas Rico Waas.
Melalui forum nasional ini, Pemkot Makassar optimis dapat membawa pulang berbagai inovasi dan peluang kemitraan baru yang siap diimplementasikan demi kemajuan kesejahteraan warga Kota Makassar. (*)

Comment