MEDIATA.ID — Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar resmi membentuk kepengurusan cabang di Kabupaten Bantaeng melalui Musyawarah Cabang (Muscab) yang digelar di Bantaeng, Sabtu (20/6/2026). Forum mufakat tersebut memilih Rahman sebagai Ketua Umum IKA Unismuh Cabang Bantaeng.
Dalam menakhodai organisasi kedepanan, Rahman akan didampingi oleh Ihsan sebagai Sekretaris dan H. Muhammad Amin selaku Bendahara. Adapun jalannya sidang musyawarah dipimpin langsung oleh Ketua I DPP IKA Unismuh Makassar, Hamzah Al Imran.
Sekretaris Jenderal DPP IKA Unismuh Makassar, Ismail Rasulong, yang hadir membuka acara menekankan pentingnya kualitas gerakan ketimbang sekadar kuantitas anggota pada tahap awal pembentukan organisasi. Ia mengajak para pengurus untuk meletakkan keikhlasan dan komitmen sebagai fondasi pergerakan.

”Kualitas komitmen jauh lebih mahal daripada kuantitas tanpa arah. Kita belajar dari sejarah pendirian Muhammadiyah yang digagas oleh KH Ahmad Dahlan bersama segelintir muridnya, namun mampu tumbuh menjadi gerakan besar karena diikat oleh konsistensi,” ujar Ismail.
DPP IKA Unismuh menitipkan tiga pilar strategis bagi kepengurusan baru di Kabupaten Bantaeng, yaitu membangun silaturahmi inklusif lintas generasi, menjalin sinergi strategis bersama Pemerintah Kabupaten Bantaeng, serta menghadirkan aksi nyata di bidang sosial ekonomi yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Lokomotif Pembangunan Daerah
Potensi sebaran alumni Unismuh Makassar di Kabupaten Bantaeng dinilai cukup signifikan dan strategis karena mengakar di berbagai sektor prasyarat kemajuan daerah.
Ketua IKA Unismuh Bantaeng terpilih, Rahman, menyatakan bahwa langkah awal yang akan ditempuh kepengurusannya adalah melakukan konsolidasi internal secara masif. Pihaknya ingin merangkul seluruh spektrum alumni yang terserak di Butta Toa.
”Potensi alumni Unismuh di Bantaeng sangat beragam, mulai dari birokrat, pendidik, politisi, pengusaha, hingga aktivis sosial. Tugas pertama kami adalah menyatukan potensi ini ke dalam satu wadah kolektif untuk bersinergi menjadi lokomotif pembangunan di Kabupaten Bantaeng,” kata Rahman.
Musyawarah cabang ini turut dihadiri dan mendapat apresiasi dari jajaran Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Bantaeng, Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Bantaeng, serta puluhan tokoh alumni lintas fakultas dan angkatan. Kehadiran cabang ini diharapkan mampu mendukung akselerasi almamater menuju reputasi global (world class university). (*)

Comment