PINRANG, MEDIATA.ID– Penuturan sejumlah pengusaha Perajin batu bata ketika ditemui mengeluh lantaran lesunya pembeli Batu Bata demikian pantaun mediata.id Pinrang di sejumlah titik wilayah dua kecamatan yakni kec Paleteang dan Watang Sawitto bumi Lasinrang Pinrang Sulawesi Selatan.

Sebut saja Suardi (30) saat di temui wartawan media Inpos group pinrang dilokasi tempat pengolahan cetak batu bata, yang terletak diseputaran Kanni Paleteang Pinrang pada, Selasa (8/11/2022) mengatakan, omset penjualan turun drastis, ujarnya.
Lanjut, Ayah dua anak ini dirinya kwatir kondisi saat sekarang lihat saja banyak stock batu bata menunggu pelanggang tak kunjung datang. ucapnya dengan nada lembut.
Hal senadah, Ali (51) Dihubungi secara terpisah, pengusaha perajin batu bata keluhkan omset penjualan menurun hingga sampai 75 persen, produksi pun bertambah terus hingga sampai bertumpuk, pembeli ditunggu tak kunjung datang. katanya.
Sumber lain yang dihubungi secara terpisah enggan menyebut identisnya mengatakan kami keluhkan soal harga pasaran masih kita pakai harga lama sementara kita mau mengikuti harga kenaikan BBM sulit juga, Sebenarnya kami mau menaikkan harga ,namun mereka merasa tidak enak, karena lakunya sulit. Tapi kalau keadaannya seperti ini, kalau saya tidak menaikkan harga bisa kewalahan,” merugi “ucapnya
Keluhan senada yang diungkapkan Karim (40) pengusaha penrajin batu bata, adalah warga Ulutedong Kelurahan Maccorawalie saat ditemui pada hari yang sama mangatakan hal senada Ia mengaku saat ini merasa kesulitan ,karena lesunya pembeli .ujarnya (Tion Pinrang)

Comment