
MAKASSAR, MEDIATA.ID — Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan ‘Danny’ Pomanto menyatakan kesiapan Makassar menyambut kedatangan […]

MAKASSAR, MEDIATA.ID — Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan ‘Danny’ Pomanto menyatakan kesiapan Makassar menyambut kedatangan […]

“Jadi kami punya database. Jadi rujukaan jangka pendeknya itu ada di database aspirasi yang ada di folder masing masing anggota dewan. Jadi misi dari eRo’ta ini bagaimana terintegrasinya aspirasi masyarakat dengan perencanaan pembangunan di daerah,” tambahnya.

TAKALAR, MEDIATA.ID — Kepala Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Sulawesi Selatan, Amin Adab Bangun melakukan […]

SELAYAR, MEDIATA.ID- –Memperingati Hari Ulang Tahun Pramuka ke-61, Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Kepulauan Selayar melakukan […]

Luwu Timur, Mediata.Id -Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui Dinas Perikanan (Diskan) menggelar Pelatihan Inovasi Pembuatan […]

SELAYAR, MEDIATA.ID– Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar dibawa kepemimpinan Bupati Basli Ali dan Wabup Saiful Arif […]

TAKALAR, MEDIATA.ID — Kampus Institut Teknologi Pertanian (ITP) Takalar, Pemkab Takalar dan masyarakat menjalin kolaborasi […]

MAKASSAR, MEDIATA.ID — Gelaran Makassar International Eight Festival and Forum atau lebih kerap disebut festival […]

“Kita akan buat Perwali standarisasi bahasa isyarat di semua fasilitas milik Pemerintah Kota Makassar. Begitu juga seperti bandara, pelabuhan, lembaga penyiaran televisi, maupun kantor-kantor swasta yang ada di Makassar kita akan imbau untuk sediakan (penerjemah bahasa isyarat),” jelasnya.

“Sampah sisa makanan itu tidak tepat kalau pakai incinerator. Lebih banyak nanti dipakai BBM untuk operasional, karena itu kan sampah basah. Kita mau hasilkan energi malah buang energi,” jelas Danny.

“Kita tidak boleh langsung lepas sabuk pengaman, mengapa ? karena banyak hal bisa terjadi. Bisa saja balik ke WDP. Dalam predikat WTP masih ada yang namanya batas toleransi terhadap kesalahan dalam penyajian. Apabila ini tidak ditindaklanjuti maka bisa saja ditambah dengan masalah yang baru tidak lagi masuk dalam batas toleransi maka akan kembali ke WDP,” papar kepala BPK.

“Dalam bidang pendidikan, PTUN Makassar kedepannya diharapkan bisa menjadi laboratorium praktek mahasiswa Fakultas Hukum Unhas, utamanya dalam memahami dan menguasai praktek peradilan, khususnya hukum acara peradilan tata usaha negara,” jelas Hamzah Halim.

MAKASSAR, MEDIATA.ID — Camat Tamalanrea Salman menghadiri acara diskusi publik di Hotel Gammara, jalan Metro […]

SELAYAR, MEDIATA.ID- Kelompok musik Mr. Jaw dipastikan akan ikut memeriahkan Pesta Rakyat Simpedes 2022 yang […]

MAKASSAR, MEDIATA.ID– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar melalui Sekretariat DPRD Kota Makassar menggelar diskusi […]