MEDIATA.ID – Pemerintah Kelurahan Samaenre Kecamatan Sinjai, Kab Sinjai butuh bantuan pemerintah kabupaten, propinsi atau bahkan Pemerintah pusat.
Ini dikarenakan banyaknya aspirasi masyarakat terkait jebolnya tembok irigasi Kalamisu yang terjadi beberapa bulan lalu akibat hujan deras.
Terhadap rusaknya Irigasi Kalamisu ini, Pemerintah Kelurahan Samaenre yang dinakhodai Andi Baso Bintang telah berulang kali melakukan upaya perbaikan lewat Gotongroyong bersama masyarakat petani, namun selalu gagal dan tetap jebol.
Dampak dari Jebolnya Irigasi ini, masyarakat mengalami kerugian karena ratusan Hektar Sawah yang dilintasi pengairan ini dioastikan akan terancam gagal Panen.
Ratusan hektar sawah yang dilewati irigasi ini jika tidak segera dioerbaiki akan mengalami gagal panen, bahkan kami akan lebih memilih tanam jagung saja ketimbang tanam padi tutur salah seorang petani yang tidak ingin dipublikasikan namanya.
Keluhan yang sama dosampaiakan Ramli selaku kelompok Tani yang lokasinya berada tidak jauh dari tembok yang jebol mengatakan bahwa , kami berkeluh kesah atas jebolnya tembok kalammisu soalnya saya merasa rugi besar.
Mudah mudah pemerintah bisa membenahi kerusakan tembok yang perkirakan panjangnya sekitar 20 meter itu, jika tidak segera diperbaiki, maka dampaknya akan meluas hingga bisa sampai di borong uttie .
Dengan demikian, mereka berharap semoga hala ini mendapatkan perhatian serius dari Pemerintah demi kesejahteraan masyarakat petani setempat tutur Ramli pada Media ini Kamis 19/2-2025
Untuk diketahui bahwa, Lokasi Irigasi Kalamisu sendiri berada di Desa Kanrung Dusun Salohe berbatasan langsung wilayah pemerintahan Kelurahan Samaenre. Kec. Sinjai Kab. Sinjai.(Agus/Muhsar)

Comment