Lutim, mediata.id -Bupati Luwu Timur, H. Budiman didampingi Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP), Amrullah menghadiri kegiatan Panen Raya Lokal Penangkaran Benih Padi yang diselenggarakan di Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Wotu Desa Cendana Hijau, Rabu (22/11/2023).
Pada kesempatan tersebut, turut hadir Anggota DPRD Lutim, I Made Sariana, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Luwu Timur, Herbudiman Suandy, unsur Forkopimda Lutim, Camat Wotu, Hasis Dawi, Kepala Desa se Kecamatan Wotu, Koordinator BPP se Luwu Timur, PPL, Petani Penangkar Padi, Kelompok Tani se Kecamatan Wotu dan Staf DPKP Lutim.
Usai membuka panen raya, Bupati Luwu Timur, Drs.H. Budiman Hakim, M.Pd dalam sambutannya, mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui DPKP Lutim telah mengalokasikan dana APBD TA.2023 di UPTD Instalasi Kebun Benih (IKB) Tanaman Pangan untuk produksi benih serta melakukan berbagai upaya termasuk pembinaan Pemanfaatan lahan BPP untuk penangkaran benih padi, pembinaan kelompok penangkar benih serta Pengadaan benih padi untuk memenuhi kebutuhan benih unggul.
“Dengan adanya penangkaran benih padi di lahan percontohan BPP Wotu sebagai langkah menuju mandiri benih padi sehingga kedepannya para petani tidak lagi membeli benih dari luar Luwu Timur, ujarnya.
“Saya berharap kegiatan produksi benih terus ditingkatkan serta dilaksanakan secara berkelanjutan demi mendapatkan produksi benih yang lebih baik pada masa yang akan datang,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala DPKP Lutim, Amrullah optimis panen budidaya benih padi kali ini bisa menghasilkan hingga 10 sampai 11 ton per hektare (ha) dari yang sebelumnya hanya kurang lebih 9,6 ton,” kata Amrullah.
“Pemerintah Kabupaten Luwu Timur berharap budidaya padi ini dilaksanakan dengan paket teknolgi baik itu kebutuhan benih maupun itu kebutuhan beras konsumsi sehingga Luwu Timur ini bisa menjadi daerah suplayer benih khususnya Kabupaten Luwu Timur dan Kabupaten tetangga kemudian menjadi percontohan dalam berbudidaya benih ramah lingkungan,” tutupnya. (*****)

Comment