Warga Kembangragi Kembali Tunjukkan Semangat Gotong Royong di Hari Minggu

SELAYAR,MEDIATA.ID– Boleh dikata setiap hari minggu warga Desa Kembangragi Kec. Pasimasunggu melaksanakan kerja bakti demi kelancaran pembangunan Mesjid Besar Miftahussalam Benteng Jampea.

Kerja Bakti secara gotong royong ini melibatkan tua dan muda , baik laki laki maupun perempuan, bahkan ibu- ibu lah yang lebih dominan membakar semangat kaum Adam dengan membawakan bekal untuk disantap secara bersama sama saat istarahat.

Sementara lokasi dan sasaran dari gotong royong itu sendiri, didiskusikan dan diputuskan hanya melalui Group WA Panitia Pembangunan Mesjid.

Seperti terpantau oleh media hari ini, Minggu (20/12/20), puluhan orang , laki laki dan perempuan secara bersama sama mengumpulkan pasir di Sungai Lembang lembang dan sebagian lagi mengangkutnya dengan mobil.

Begitulah cara warga Kembangragi dalam menyatukan kekuatan dengan membina kebersamaan untuk mencapai sebuah tujuan bersama yang ditunjukkan dalam semangat gotong royong.

Memang harus diakui kalau semangat gotong royong seperti ini sudah langka ditemukan bahkan sudah hampir tidak ada lagi. Namun lain halnya bagi warga Kembangragi, semangat gotong royong ini kembali ditumbuhkan.

Dengan terbangunnya semangat gotong royong ini, maka beban panitia pembangunan mesjid, akan sedikit teratasi. karena ini merupakan wujud nyata sebagai partisipasi dalam bentuk Swadaya murni masyarakat.

Bisa dibayangkan betapa besarnya Swadaya masyarakat . Puluhan meter kubik pasir bisa dihasilkan setiap minggunya..

Kita ikhlas saja pak melakukan ini. Mudah mudahan berbuah pahala dan menjadi amal jariah. Menyumbang mesjid itu kan bukan harus materi tutur salaseorang warga yang tidak ingin namanya dipublikasikan.

Diketahui kalau Mesjid Besar Miftahussalam Benteng Jampea sekarang dalam tahap pembangunan setelah dibongkar total yang di perkirakan akan menghabiskan dana kurang lebih 2. M.

Kita berharap agar para dermawan ingin mendermakan sedikit dari hartanya dan menyisihkan sebagian dari rezkinya biar jadi berkah harap warga itu lagi sambil berlalu menjinjin ember tempatnya mengangkut pasir.(Muhsar)

Comment