Satgas Covid-19 Antisipasi Kerumunan Shalat Ied di Luwu Utara

LUWU UTARA, MEDIATA.ID — Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani menginstruksikan ke jajarannya agar titik lokasi pelaksanaan shalat Idul Fitri 1442 Hijriah / tahun 2021 diperbanyak. Hal ini dilakukan agar jamaah tidak berkumpul di satu titik di masa Pandemi Covid-19.

“Prinsipnya, Shalat Idul Fitri dilaksanakan dengan patuhi protokol kesehatan. Dengan banyaknya titik lokasi, kita berharap tidak terjadi kerumunan antarjamaah. Masyarakat diminta tetalh bisa saling menjaga jarak,” jelas Indah Putri Indriani.

Berbagai upaya dilakukannya memutus mata rantai Covid-19. Seluruh kecamatan di Lutra sudah berada pada zona hijau. Tidak lagi ada kasus aktif sejauh ini.

“Pastikan Satgas Covid-19 di desa mengedukasi warga untuk mengantisipasi kerumunan. Kita tak boleh menyerah dengan kondisi ini. Semoga semuanya berjalan lancar, sehingga kita semua tetap sehat, dan tidak terjadi lagi kasus harian aktif Covid-19,” tandasnya.

Tak hanya itu, PHBI sebagai pelaksana salat Id wajib berkoordinasi dengan pemerintah, baik kabupaten, kecamatan maupun desa dan kelurahan.

Kabag Kesra Pemkab Lutra, Ari Setiawan mengatakan, resmi menetapkan 401 lokasi untuk titik pelaksanaan shalat Idul Fitri 1442 Hijriah.

Kutip di Sindo Makassar, Ari Setiawan menuturkan, di 15 kecamatan, lokasi shalat Idul Fitri diantaranya Masamba (53), Malangke Barat (41), Mappedeceng (35), Baebunta Selatan (32), dan Sabbang (29). Kemudian Sabbang Selatan (29), Sukamaju (27), Bonebone (26), Tanalili (25), Sukamaju Selatan (22), Baebunta (16), Rongkong (10), Seko (7), Rongkong (10), dan Rampi (1).

“Kita telah menetapkan 401 titik pelaksanaan salat ied di 15 kecamatan,” ungkap Ari, Minggu 9 Mei 2021.

Ia menyebutkan, pelaksanaan salat Idulfitri akan dilaksanakan dengan protokol kesehatan yang ketat di lapangan terbuka dan masjid.

“Jumlah jemaah dibatasi, maksimal 50% dari kapasitas tempat pelaksanaan salat Id. Ini dilakukan mengingat kondisi masih suasana pandemi Covid-19, sehingga perlu batasan guna mencegah penularannya,” terangnya. (*)

Comment