Daftar Lengkap Juara Kejurda Arung Jeram Maros 2026: Persaingan Sengit di Arus Deras

MEDIATA.ID — Kejuaraan Daerah (Kejurda) Arung Jeram tingkat Provinsi Sulawesi Selatan yang diinisiasi oleh Pengurus Cabang Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Kabupaten Maros resmi berakhir dan ditutup dengan sukses, Minggu (10/5/2026).

Ajang adu ketangkasan arus deras yang dipusatkan di aliran sungai Kecamatan Tompobulu ini telah berlangsung sengit sejak Kamis, 7 Mei 2026, dengan melibatkan delegasi tim-tim tangguh dari berbagai kabupaten/kota di Sulsel.

Ketua FAJI Maros, Mustahir, menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas kelancaran turnamen skala regional ini. Ia memuji sportivitas tinggi dan daya juang yang diperlihatkan para atlet di sepanjang jalur jeram yang menantang.

“Alhamdulillah, seluruh rumpun dan rangkaian lomba berjalan lancar, aman, dan sukses. Para peserta benar-benar menunjukkan performa dan kemampuan terbaik mereka di setiap nomor yang diperlombakan,” ujar Mustahir.

Dominasi Juara dan Klasemen Perolehan Medali

Kejurda kali ini mempertandingkan empat nomor lomba resmi, yaitu Sprint (kecepatan lintasan pendek), Head to Head / H2H (duel adu cepat langsung), Slalom (manuver melewati gerbang/gate), dan Down River Race / DRR (uji ketahanan lintasan panjang).

Berdasarkan hasil penilaian akhir tim juri, berikut adalah rincian capaian prestasi para tim pemenang:

Nama Delegasi / TimMedali EmasMedali PerakMedali PerungguKategori Nomor Lomba & Raihan
Mapala UM Palopo211Emas (Sprint & DRR), Perak (H2H), Perunggu (Slalom)
Tim Maros 1101Emas (H2H), Perunggu (DRR)
UKI Paulus Makassar101Emas (Slalom), Perunggu (Sprint)
Tim Maros 2021Perak (Sprint & DRR), Perunggu (H2H)
Kontingen Makassar010Perak (Slalom)

Bupati Chaidir Syam: Inkubator Atlet dan Promosi Destinasi Hijau

Bupati Maros, H.A.S. Chaidir Syam, S.IP., M.H., hadir langsung untuk menutup secara resmi kompetisi yang berlangsung selama empat hari tersebut. Pihaknya mengapresiasi kolaborasi apik antara panitia pelaksana, FAJI Maros, serta masyarakat lokal dalam mengawal kondusifitas acara.

Chaidir Syam menegaskan bahwa Kejurda ini merupakan bagian dari peta jalan (roadmap) pembinaan jangka panjang untuk menjaring bibit-bibit unggul bermental juara.

“Kejurda ini adalah momentum penting untuk melahirkan atlet berbakat yang ke depan diproyeksikan mampu mengharumkan nama Sulawesi Selatan di panggung nasional maupun internasional,” ungkap Chaidir Syam.

Lebih lanjut, alumni Ilmu Politik Unhas ini menambahkan bahwa event olahraga arus deras ini memberikan dampak domino (multiplier effect) yang positif bagi sektor pariwisata minat khusus di kawasan Tompobulu.

“Kita berharap agenda olahraga petualangan seperti ini rutin bergulir. Efeknya tidak hanya memajukan prestasi olahraga semata, tetapi juga menjadi instrumen promosi wisata alam kita yang sekaligus menggerakkan urat nadi perekonomian masyarakat setempat,” pungkasnya optimis. (*)

Comment